Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Peristiwa

Jeritan Anak Pesisir Pantai Labu: Banjir Rob Rutin Rendam 5 Desa

badge-check


					Jeritan Anak Pesisir Pantai Labu: Banjir Rob Rutin Rendam 5 Desa Perbesar

Deli Serdang – Kompasnusa.net Banjir rob kembali melanda beberapa desa di Kecamatan Pantai Labu pada hari Selasa, 4 November 2025, pukul 00.00 hingga 02.30 WIB.

Air pasang laut kali ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menyebabkan warga pesisir mengamankan barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Desa-desa yang terdampak meliputi Bagan Serdang, Rantau Panjang, Rugemuk, Pantai Labu Pekan, dan Paluh Sibaji.

Udin, seorang warga Desa Bagan Serdang, menjelaskan bahwa banjir rob pada musim barat diperkirakan akan terjadi dari Oktober hingga Desember, bahkan bisa berlanjut hingga Januari 2026.

“Pasang air laut ini dapat diprediksi berdasarkan kalender Hijriah dan terjadi dua kali sebulan. Pasang surut besar biasanya terjadi selama tiga hingga empat malam dengan durasi sekitar 2-3 jam setiap pasangnya,” ujarnya.

Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab drastisnya banjir rob antara lain:

– Pendangkalan sungai dan paluh akibat endapan lumpur air pasang surut laut.
– Penurunan tanah akibat penambangan pasir laut pada tahun 2008 dan 2013.
– Penggundulan hutan mangrove akibat penebangan liar oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Meskipun tidak ada korban jiwa, warga berharap pemerintah Kabupaten Deli Serdang segera melakukan normalisasi sungai dan parit untuk mengurangi luapan air laut yang menggenangi pemukiman. Selain itu, pengawasan hutan mangrove perlu ditingkatkan untuk mencegah penebangan liar. @Yan

Facebook Comments Box

Baca Juga

CIPAYUNG PLUS DELI SERDANG KAWAL GAJI GURU PPPK: DESAK SINERGI EKSEKUTIF–LEGISLATIF REALISASIKAN RP2,5 JUTA

27 April 2026 - 16:58 WIB

Dari Rel ke Sel, Pengedar Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan

24 April 2026 - 01:10 WIB

Usai Geruduk DPRD, Ribuan Massa Terobos Masuk Area Kantor Bupati Langkat

21 April 2026 - 06:20 WIB

Gelar Aksi di Medan, Ribuan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

17 April 2026 - 12:01 WIB

Mencekam, Puluhan Pelajar Berbekal Senjata Tajam dan diduga Senpi Lakukan Sweeping di Pantai Labu

16 April 2026 - 08:18 WIB

Trending on Peristiwa