Menu

Dark Mode
Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial

Polri

Polres Langkat Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Fasilitasi KUR untuk Petani Jagung

badge-check


					Polres Langkat Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Fasilitasi KUR untuk Petani Jagung Perbesar

Langkat – Kompasnusa.net// Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata.

Polres Langkat tampil aktif memfasilitasi akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekaligus mendorong penyerapan hasil panen jagung oleh Perum Bulog bagi petani di Kabupaten Langkat.

Upaya ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polri dalam memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak secara terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional yang melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Sebagai bagian dari gugus tugas ketahanan pangan, Polres Langkat berperan aktif mengawal proses produksi jagung, memastikan akses permodalan berjalan optimal, serta menjamin kepastian pasar bagi hasil panen petani.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai fasilitator dan penggerak sinergi lintas sektor.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari stabilitas nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga memastikan rantai produksi pertanian berjalan dengan baik. Akses pembiayaan harus terbuka, pendampingan berkelanjutan, dan hasil panen memiliki kepastian penyerapan. Petani tidak boleh berjalan sendiri,” tegas Kapolres, Jum’at (7/2/2026).

Ia menambahkan, peningkatan produksi harus diimbangi dengan sistem distribusi dan pasar yang jelas agar kesejahteraan petani tetap terjaga.

“Produksi yang meningkat tanpa kepastian pasar justru menimbulkan ketidakpastian baru. Karena itu, sinergi antara KUR, pengawasan distribusi, dan penyerapan oleh Bulog harus menjadi satu sistem yang saling terhubung dan dikawal bersama,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Polres Langkat juga melakukan pendampingan intensif terhadap kelompok tani binaan, mulai dari pemetaan potensi lahan, koordinasi dengan instansi terkait, hingga monitoring perkembangan tanam dan panen.

Langkah ini menegaskan peran Polri sebagai institusi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor pertanian yang strategis.

Dengan sinergi lintas kementerian, lembaga, dan sektor perbankan, Polres Langkat optimistis ekosistem jagung pakan ternak di Kabupaten Langkat akan semakin kuat dan berkelanjutan, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (Tgh)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Polres Langkat Perkuat Pelayanan SIM, “Polantas Menyapa” Layanan Humanis dan Profesional

10 February 2026 - 02:20 WIB

Himmah Geruduk Mapolrestabes Medan

9 February 2026 - 16:13 WIB

Jadi Bandar Narkoba di Kampung Sendiri, Langsung ‘Nginep’ di Sel Polisi

9 February 2026 - 03:24 WIB

Forum Lalu Lintas Langkat Lakukan Survei Jalan Alternatif di Stabat

3 February 2026 - 13:47 WIB

Polres Langkat Gelar Operasi Keselamatan Toba 2026

2 February 2026 - 10:11 WIB

Trending on Langkat