Menu

Dark Mode
HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern

Ekonomi

Pelindo Regional 1 Bawa Harapan Baru Bagi Nelayan Batu Bara

badge-check


					Pelindo Regional 1 Bawa Harapan Baru Bagi Nelayan Batu Bara Perbesar

Pelindo Regional 1 Bawa Harapan Baru Bagi Nelayan Batu Bara

Batu Bara//Kompasnusa.net- Laut Batu Bara kembali tersenyum. Para nelayan tradisional di kawasan pesisir bersyukur atas hasil tangkapan ikan yang berlimpah di sekitar tuasan Jermal.

Fenomena ini tidak terjadi begitu saja, melainkan buah dari upaya bersama dalam memperbaiki ekologi laut melalui pemasangan rumpon sebagai pengganti terumbu karang yang rusak.

Ketua DPD Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kabupaten Batu Bara, Ir. Azwar Hamid, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam atas meningkatnya hasil tangkapan para nelayan. 24 Oktober 2025

“Alhamdulillah Subhanallah Allahu Akbar. Ini bukti bahwa rumpon berfungsi dengan baik dan ekosistem laut mulai pulih,” ujarnya dengan penuh haru.

Menurut Azwar Hamid, selama rumpon dan terumbu karang tetap sehat, ikan akan selalu ada.

Ia menilai inisiatif perbaikan ekologi kawasan pesisir ini merupakan langkah konkret yang membawa dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan kecil.

Terlebih lagi, nelayan tradisional sangat bergantung pada kondisi laut yang sehat.

Apresiasi khusus disampaikan kepada PT Pelindo Regional 1 yang turut berkontribusi dalam program pemulihan ekosistem laut di wilayah pesisir Batu Bara.

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk menciptakan kehidupan nelayan dan menjaga keberagaman hayati laut.

Terima kasih kepada semua pihak yang peduli terhadap nasib nelayan kecil di Batu Bara.

Perbaikan laut ekologi harus dilakukan secara utuh dan menyeluruh demi keberlangsungan hidup masyarakat pesisir,” tambah Azwar Hamid.

Sementara itu, Manajer Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono menjelaskan bahwa dukungan terhadap program pemulihan ekosistem laut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di bidang sosial dan lingkungan.

Pelindo tidak hanya berpartisipasi dalam aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui program yang diinginkan.

Pemulihan ekosistem laut seperti pemasangan rumpon ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam,” ujarnya.

Ungkapan terima kasih juga datang dari masyarakat nelayan sendiri. Dalam unggahan media sosial, seorang nelayan bernama Mhd Agus Tami menulis penuh makna:

“Basungkit ikan tu basungkit, Lomas ikan tu Lomas,” sebuah ungkapan lokal yang mencerminkan kebahagiaan ketika hasil laut kembali berlimpah.

Upaya pemulihan ekosistem laut di Batu Bara kini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat membawa perubahan positif bagi keingintahuan lingkungan dan kesejahteraan pesisir. (Red)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pererat Silaturahmi Pemuda Pancasila Ranting 04 Desa Dalu Sepuluh-A Gelar Buka Puasa Bersama

18 March 2026 - 16:15 WIB

Ricky Anthony Bagikan 250 Bingkisan Lebaran kepada Abang Becak di Stabat

18 March 2026 - 11:10 WIB

PWI Tanjungbalai Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim dan Perkuat Sinergi dengan Forkopimda

17 March 2026 - 22:03 WIB

Polresta Deli Serdang Laksanakan Tes Urine Sopir Angkutan Umum, Pastikan Keselamatan Mudik Lebaran

17 March 2026 - 14:29 WIB

Sampah Busuk Membau Pemkab Lamban, Masyarakat Minta Copot Koordinator Sampah

17 March 2026 - 14:04 WIB

Trending on Ekonomi