Tanjung Balai-Kompasnusa.net// Pimpinan Daerah (PD) Alwashliyah Kota Tanjungbalai Sambut Perwakilan Pengurus Luar Negeri di lapangan Madrasah Gading Kota Tanjung, Jalan Jenderal Sudirman Km 2,5, Pada Jum’at Pagi Pukul 9:00 Wib (4/4/2026).
Kedatangan Perwakilan Pengurus Alwashliyah Luar Negeri, Ayahanda Datuk H.Jalidar Abd Rahim merupakan Ketua Perwakilan Luar Negeri Malaysia, dan Ketua perwakilan dari London Ustazah Dr. Afrahul Fadilah, MA, disambut meriah oleh para guru dan siswa-siswi Madrasah Alwashliyah dengan tarian Melayu, Sholawat, serta memberikan upah-upah tradisi Melayu.
Tujuan kedatangan perwakilan Pengurus Alwashliyah Luar Negeri mengusung Tema, “SUKA CITA IDUL FITRI 1447 H MUHIBBAH KEBERSAMAAN”.
Dalam sambutan Ketua PD Alwashliyah Mery Simargolang S.Pd.MM, mengatakan Selamat datang kami haturkan kepada ayahanda dan ibunda pengurus luar negeri yang sudah berkenan mengunjungi kami di Kota Tanjungbalai, ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami.
Kita merupakan Ormas islam terbesar di sumatera utara, bahkan sudah membesarkan diri serta mengepakkan sayap sampai di luar negeri, terbukti hari ini kita dikunjungi dengan penuh Cinta Kasih oleh Ayahanda Dan Ibunda kita pengurus Alwashliyah Luar Negeri, ujarnya.
Alwashliyah merupakan Organisasi Islam yang bergerak dibidang, Pendidikan, Kaderisasi, Dakwah, Amal Sosial, Serta Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Sehingga kita harus bangga menuntut ilmu di Madrasah, serta semangat sebagai Pengurus, sebab kita yang telah terpilih merupakan amanah Ummat karena kita mampu menjaga merawat serta menjaga organisasi Besar ini yang didirikan Ulama termasyur pada 30 November 1930.
Madrasah Alwashliyah di Kota Tanjungbalai Ada 3 titik, 1 Madrasah di Teluk Nibung, 1 Madrasah di EsDengki, 1 Madrasah di Gading.
“Ingatlah Alwashliyah ada dimana – mana namun tidak kemana-mana”. tegasnya.
Mewakili Ketua Alwashliyah Luar Negeri Ayahanda Datuk Jalidar Abd Rahim dalam sambutan mengatakan, jangan pernah berdiam diri dalam membesarkan organisasi yang kita cintai ini, jika kita banyak berdiam kita akan merugi, teruslah berbuat dan bergerak untuk agama, bangsa dan negara, paparnya.
AlWashliyah ini sebagai penghubung antara manusia dengan Allah, Manusia dengan manusia. jangan risau dengan gaji yang rendah tidak apa, Allah akan beri rezeki dari arah yang tiada diduga. Dimana pun kita berada washliyah harus kita junjung pada ummat, silaturahmi harus kita junjung dalam kehidupan kita.
“Orang washliyah harus Sabar, Ikhlas, Ridho dalam berdakwah dan menjalankan Amanah”.
Diakhir sambutan ayahanda menyerahkan sebuah buku hasil karya beliau tentang peran beliau membesarkan seni budaya nasyid di sabah malaysia.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Hj. Afrahul Fadilah, MA berikan motivasi dihadapan para Guru murid dan pengurus menyampaikan singkat perjalan beliau menuju London, tepat pada Tahun 2006 saya baru pulang dari Malaysia, bertemu dengan seseorang di bandara, Allah SWT mempertemukan saya untuk berkerja di London, ujarnya.
Dari sekian banyak kami yang berkompetisi mengikuti tes sebagai guru mengaji di London pada waktu itu, tinggallah 5 orang termasuk nama saya ada, saya memohon doa kepada Allah “Ya Allah masukkan nama saya dalam 5 orang itu doa saya”.
“Atas ijin Allah tiada yang mustahil bagi ALLAH jika Sudah berkehendak, akhir nya saya di terima”.
Perjuangan tidak mengkhianati hasil, jauh kan sifat penghianat, karena itu adalah pengerusak. Hilangkan berkeluh kesah perbanyak bersyukur, ibadah dan beramal, serahkan segala urusan semua hanya kepada Allah, jaga diri, lisan, otak kita agar tidak berprasangka buruk kepada banyak hal apa pun itu, jelas nya dengan semangat.
Mengakhiri motivasi Hj.Afhatul berpesan Seorang yang sukses tidak terlepas dari do’a orang lain, selagi orang tua masih ada mintalah kepadanya, terus membaca Alqur’an dan maknai artinya agar hidup kita lebih terarah. (F2)







