Menu

Dark Mode
Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial Mts Al Washliyah Tanjung Morawa Peringati HUT AW ke-95 Bupati Deli Serdang Serahkan Aset CSR PT Evergreen kepada Yayasan SD Pelita Dalu

Langkat

Lapor Kapolda Sumut! Judi Sabung Ayam “Sanggar” Diduga Kebal Hukum, Kinerja Polsek Stabat Dipertanyakan

badge-check


					Lapor Kapolda Sumut! Judi Sabung Ayam “Sanggar” Diduga Kebal Hukum, Kinerja Polsek Stabat Dipertanyakan Perbesar

LANGKAT // KOMPASNUSA.net —Maraknya praktik judi sabung ayam yang diduga dibiarkan bebas beroperasi kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Kabupaten Langkat.

Warga Desa Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, secara terbuka mendesak Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wisnu Hermawan Februanto, SIK, MH, agar turun langsung menggerebek dan menutup lokasi judi sabung ayam “Sanggar” yang diduga milik seorang pria berinisial R.

Lokasi judi tersebut berada di Desa Kwala Bingai, tak jauh dari Simpang Al-Maksum, dan disebut-sebut telah lama beroperasi tanpa pernah tersentuh tindakan hukum.

“Kami minta Kapolres Langkat dan Kapolda Sumut turun langsung. Jangan lagi diserahkan ke Polsek Stabat. Kami sudah tidak percaya,” ujar S (32), warga Desa Kwala Bingai, kepada wartawan, Rabu (7/1/2026) sore.

Menurut S, keberadaan judi sabung ayam “Sanggar” itu sudah sangat meresahkan masyarakat. Namun ironisnya, meski keluhan telah berulang kali disampaikan ke aparat desa hingga aparat penegak hukum, tak satu pun penggerebekan dilakukan.

“Judi itu sudah lama buka. Bosnya diduga berinisial R, sementara pemilik lahannya disebut B. Kami sudah sering mengadu, tapi Polsek Stabat sepertinya tutup mata,” tegasnya.

Lebih jauh, S mengungkapkan bahwa aktivitas perjudian tersebut berlangsung hampir setiap hari dan memuncak pada akhir pekan.

“Setiap Sabtu dan Minggu pasti ramai. Pemainnya kebanyakan orang luar daerah. Kampung kami jadi tidak aman,” katanya.

Warga menilai pembiaran ini bukan hanya menciptakan keresahan sosial, tetapi juga memunculkan dugaan kuat adanya perlindungan atau pembiaran sistematis terhadap praktik judi ilegal tersebut.

“Kami mohon Kapolda Sumut dan Kapolres Langkat jangan diam. Sejak judi itu buka, kampung kami tidak lagi nyaman. Tolong segera gerebek dan tutup,” harap S dengan nada kecewa.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, telah dilakukan pada Kamis (8/1/2026) melalui pesan WhatsApp ke nomor +62 821-1167-2xxx. Terima kasih informasinya”, ucap Kapolres Langkat. (W.Ardiansyah)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Diduga Polisi Main Sandiwara Grebek lokasi Judi, Oknum Wartawan Terkesan Jadi Makelar

31 January 2026 - 01:23 WIB

LSM GAMPKER dan TUMPAS Geruduk Kantor Kacabdis Wilayah V dan Kejaksaan Negeri Asahan

30 January 2026 - 15:08 WIB

SATUKAN KOMITMEN, JAJARAN PEMASYARAKATAN WILAYAH SUMUT MANTAPKAN LANGKAH MENUJU WBK DAN WBBM 2026

30 January 2026 - 14:33 WIB

Listrik Padam, Kawanan Maling Gasak Kabel Travo

30 January 2026 - 03:15 WIB

Bapenda Batu Bara Kembali Buka Layanan Pajak Daerah

29 January 2026 - 08:07 WIB

Trending on Batu Bara