Batu Bara-Kompasnusa.net// Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Sumatera Utara (FMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Batu Bara. Rabu, (23/12/2025).
Dalam orasinya, Muhammad Kurniawan selaku Ketua Umum FMSU mengatakan mahasiswa berperan sebagai agen perubahan dan agen kontrol sosial, sekaligus penyambung lidah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Lanjut Kurniawan, ini juga menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah. Kita FMSU tidak akan berhenti mengawasi penggunaan anggaran di Kabupaten Batu Bara.
Kurniawan juga menyampaikan 4 tuntutan,yakni :
1. Mendesak Kepala Dinas Bapenda Kabupaten Batu Bara untuk segara memberikan klarifikasi publik secara terbuka terkait rendahnya realisasi anggaran dan program yang tidak mencapai target.
2. Menuntut Bupati Kabupaten Batu Bara agar segera memanggil , memeriksa dan menyalakan kinerja Kepala Dinas Bapenda,serta menyetujui temuan BPK-RI sesuai ketentuan peraturan-undangan.
3. Meminta Bupati Kabupaten Batu Bara untuk memerintahkan Inspektorat melakukan audit investigatif lanjutan terhadap seluruh kegiatan Bapenda tahun anggaran 2023.
4. Menuntut keterbukaan data dan transparansi anggaran publik sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, administratif, dan hukum kepada masyarakat batu bara. (IL)







