Bandara Internasional Kualanamu Layani 421 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026
DELI SERDANG – KOMPASNUSA.net// PT Angkasa Pura Aviasi mencatat kinerja operasional yang solid di Bandara Internasional Kualanamu (KNO) selama periode libur sekolah tahun 2026. Dalam kurun waktu 21 hari, tepatnya dari 22 Juni hingga 12 Juli 2026, bandara utama di Sumatera Utara ini berhasil melayani total 421.059 pergerakan penumpang dan 2.998 pergerakan pesawat dengan kondisi aman, tertib, dan lancar.
Tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan ini kembali menegaskan peran strategis Bandara Internasional Kualanamu sebagai pintu gerbang transportasi udara vital di wilayah barat Indonesia, baik untuk konektivitas nasional maupun internasional.
Berdasarkan Data Angkutan Udara (DAU-02), rata-rata jumlah penumpang yang dilayani mencapai 20.050 orang per hari. Dari total keseluruhan, trafik domestik masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 67,1 persen atau sebanyak 282.718 penumpang. Komposisi trafik domestik ini terdiri dari 139.790 penumpang datang, 139.458 penumpang berangkat dan 3.470 penumpang transit.
Sementara itu, trafik internasional mencatat angka yang signifikan sebesar 32,9 persen atau 138.341 penumpang. Angka ini mencerminkan peningkatan konektivitas internasional melalui Kualanamu, dengan rincian 71.999 penumpang datang dan 66.342 penumpang berangkat.
Sejalan dengan pertumbuhan penumpang, aktivitas penerbangan juga menunjukkan stabilitas kinerja dengan rata-rata 143 pergerakan pesawat per hari. Total 2.998 pergerakan pesawat tersebut terbagi menjadi Domestik 1.983 pergerakan (991 kedatangan dan 992 keberangkatan) dan Internasional 1.015 pergerakan (506 kedatangan dan 509 keberangkatan).
Di sektor logistik, bandara juga mencatat volume penanganan yang besar, yaitu 3.670,9 ton bagasi penumpang dan 2.749,2 ton kargo selama periode libur sekolah berlangsung.
Plt. Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, menyatakan bahwa keberhasilan operasional selama periode puncak trafik ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di lingkungan bandara.
“Kami bersyukur operasional Bandara Internasional Kualanamu selama periode libur sekolah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan melayani lebih dari 421 ribu penumpang ini merupakan hasil sinergi antara PT Angkasa Pura Aviasi dengan Otoritas Bandar Udara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, instansi CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), TNI/Polri, hingga seluruh insan operasional yang bekerja tanpa henti,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, PT Angkasa Pura Aviasi menerapkan prinsip 3S+1C (Safety, Security, Services, and Compliance) secara ketat selama periode peningkatan trafik. Pengawasan fasilitas terminal, pengelolaan arus penumpang (passenger flow), hingga proses penanganan bagasi dilakukan secara optimal untuk menjamin kenyamanan pengguna jasa.
“Peningkatan mobilitas masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan koordinasi. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” tambah Dedy.
Ke depan, PT Angkasa Pura Aviasi akan terus memperkuat konektivitas penerbangan domestik dan internasional, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan kebandarudaraan. Langkah ini bertujuan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat posisi Bandara Internasional Kualanamu sebagai simpul konektivitas udara nasional dan regional yang handal.
Tentang PT Angkasa Pura Aviasi
PT Angkasa Pura Aviasi adalah anak usaha PT Angkasa Pura I yang berfokus pada pengelolaan bandar udara. Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan layanan kebandarudaraan yang berkualitas, aman, dan efisien guna mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah. (@Yan)






