Percut Sei Tuan Cetak PAD Rp.63 Miliar, Bupati Asri Ludin Serahkan Upah Pungut dan Tegaskan Pelayanan Bebas Pungli
Deli Serdang – Kompasnusa.net// Dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memastikan kualitas pelayanan publik berjalan semakin baik, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Jum’at 10/07/2026.
Kunjungan tersebut diisi dengan sejumlah agenda strategis. Di antaranya penyerahan Upah Pungut (UP) kepada camat, kepala desa, dan kepala dusun sebagai bentuk apresiasi atas capaian peningkatan realisasi pendapatan daerah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan bantuan dari BAZNAS, bantuan serta kartu bagi Bilal Mayit/Penggali Kubur secara simbolis kepada lima orang perwakilan, sekaligus melepas 10 peserta Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II.
Sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat, Bupati turut menyerahkan hadiah ibadah umrah kepada Yub Supendri, warga Desa Sambirejo Timur. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga menghadirkan layanan kesehatan bagi warga melalui Cek Kesehatan Gratis dan Program PAS JEMPOL yang dilaksanakan oleh tiga puskesmas di Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa penyerahan Upah Pungut merupakan bagian dari sistem transparansi keuangan yang kini terus diperkuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Menurutnya, setiap desa yang mampu mencapai target pendapatan pada setiap triwulan akan memperoleh Upah Pungut yang diberikan kepada camat, kepala desa, hingga kepala dusun sesuai dengan kinerja masing-masing.
“Setiap desa yang mampu mencapai target pendapatan pada setiap triwulan akan memperoleh Upah Pungut yang diberikan kepada camat, kepala desa hingga kepala dusun sesuai dengan kinerja masing-masing. Ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras mereka,” ujar Bupati.
Bupati mengapresiasi capaian Kecamatan Percut Sei Tuan yang berhasil menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar dari sektor pajak di Kabupaten Deli Serdang. Hingga Juli 2026, realisasi PAD dari kecamatan tersebut tercatat mencapai sekitar Rp.63 miliar atau 73 persen, angka yang dinilai sangat menggembirakan karena diraih jauh lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang umumnya baru tercapai pada Oktober.
Menurut Bupati, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat dalam membangun kepatuhan serta kesadaran terhadap kewajiban pajak. Ia menegaskan, hasil dari pendapatan itu akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, dan program-program kesejahteraan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmennya terhadap reformasi pelayanan publik melalui konsep CTM (Cepat, Transparan, Mudah). Ia meminta seluruh aparatur pemerintah, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat tanpa mempersulit proses administrasi.
“Saya tidak mentolerir adanya pungutan liar. Pengurusan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran maupun administrasi lainnya harus bebas dari pungutan. Masyarakat harus benar-benar merasakan perubahan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah,” tegasnya.
Tak hanya menyoroti sektor pelayanan dan pendapatan daerah, Bupati juga memberi perhatian serius terhadap penyaluran bantuan sosial. Ia berharap bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS dapat menjadi instrumen nyata dalam membantu masyarakat kurang mampu, sekaligus mendorong mereka agar secara bertahap mampu keluar dari garis kemiskinan.
Untuk itu, Bupati meminta pemerintah desa agar terus melakukan pendataan masyarakat secara akurat dan berkala, sehingga setiap bantuan yang digulirkan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh warga yang berhak.
“Kami berharap masyarakat terus mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah. Dengan data yang baik dan partisipasi masyarakat, penyaluran berbagai program bantuan akan semakin tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Bupati.
Kunjungan kerja tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari capaian angka pendapatan, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik, ketepatan program sosial, dan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Dengan capaian PAD yang signifikan, penguatan transparansi, serta komitmen pelayanan bebas pungli, Kecamatan Percut Sei Tuan dinilai semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu wilayah strategis dalam menopang pembangunan Kabupaten Deli Serdang.






