Kaderisasi Pendidik, Santri Akhir Pesantren Modern Darul Ma’rifat Jalani Ujian Amaliyah At-Tadris
Deli Serdang //kompasnusa.net– Pesantren Modern Darul Ma’rifat kembali menyelenggarakan agenda tahunan yang krusial bagi para santri kelas akhir, yakni Ujian Amaliyah At-Tadris (Praktek Mengajar). Kegiatan intensif ini berlangsung selama tiga hari, dihitung sejak Ahad hingga Selasa, 8-10 Februari 2026.
Ujian Amaliyah At-Tadris merupakan salah satu rukun wajib yang harus dilalui oleh seluruh santri akhir sebelum mereka menyelesaikan masa studi di pesantren. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali santri dengan kemampuan retorika, metodologi pengajaran, serta mentalitas sebagai seorang pendidik (mudarris).
Siapkan Generasi Pendidik
Pimpinan Pesantren Modern Darul Ma’rifat, Kyai Dr. Amar Tarmizi, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa ujian ini bukanlah sekedar rutinitas akademik, melainkan proses sakral dalam mencetak kader pemimpin dan pendidik umat.
“Kami tidak hanya mencetak lulusan yang pintar secara teori, tetapi juga mereka yang siap terjun ke masyarakat untuk mengajar. Amaliyah At-Tadris adalah panggung di mana mereka menerima ilmu, kesabaran, dan ketelitian dalam mendidik,” ujar Kyai Dr. Amar Tarmizi di sela-sela peninjauan ujian.
Mekanisme Penilaian Ketat.
Dalam pelaksanaannya, setiap santri yang bertugas praktik mengajar akan mengajarkan secara ketat oleh para guru senior yang bertindak sebagai tim penguji. Tak hanya itu, rekan sejawat (sesama santri akhir) juga hadir untuk mengamati dan memberikan kritik konstruktif dalam sesi evaluasi atau naqd yang dilakukan setelah praktik selesai.
Aspek yang dinilai meliputi:
Kesesuaian Metodologi: Penguasaan langkah-langkah mengajar secara sistematis.
Penguasaan Materi: Kedalaman pemahaman terhadap subjek yang diajarkan.
Kecakapan Bahasa: Penggunaan bahasa resmi (Arab atau Inggris) selama proses KBM.
Kewibawaan (Manajemen Kelas): kemampuan mengelola kelas dan menarik perhatian siswa.
Kegiatan yang berakhir pada Selasa (10/2) ini diharapkan mampu melahirkan alumni yang percaya diri dan kompeten. Dengan bimbingan langsung dari Kyai Dr. Amar Tarmizi dan jajaran asatidz, Pesantren Modern Darul Ma’rifat terus berkomitmen menjaga kualitas estafet perjuangan melalui jalur pendidikan.(imam s).







