Aceh Pidie Jaya//Kompasnusa.net —Masyarakat terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh hingga kini masih berharap adanya bantuan dari pemerintah pusat. Harapan tersebut disampaikan warga di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, yang masih menghadapi berbagai keterbatasan pascabencana.
Salah seorang warga setempat, Nadar, menyampaikan bahwa sejak banjir melanda wilayah tersebut, bantuan yang dirasakan sebagian besar masyarakat berasal dari kepedulian warga sekitar dan sejumlah relawan yang datang memberikan bantuan secara swadaya.

Hingga saat ini, kami masih sangat bergantung pada bantuan dari sesama masyarakat. Bantuan berupa sembako dan pakaian banyak kami terima dari warga yang peduli, ujar Nadar kepada awak media, Minggu malam (21/12/2025).

Ia menuturkan, beberapa pejabat negara sempat melakukan kunjungan ke lokasi terdampak banjir sebagai perhatian pemerintah. Namun demikian, warga masih berharap agar kunjungan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan bantuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami bersyukur atas perhatian yang diberikan. Namun tentu kami juga berharap ada bantuan nyata yang bisa segera meringankan beban warga,” katanya.
Selain kebutuhan logistik, warga juga masih menghadapi kendala lainnya, seperti belum pulihnya pasokan listrik dan terbatasnya kebutuhan pokok. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat belum dapat kembali berjalan normal.

Melalui kesempatan ini, warga berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih lanjut kepada masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya, agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan lebih cepat dan merata.
“Kami berharap kondisi ini segera membaik dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal,” tutup Nadar. (Umarul)









