Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

BNNK Terima Audensi LPA Deli Serdang

badge-check


					BNNK Terima Audensi LPA Deli Serdang Perbesar

Deli Serdang-Kompasnusa.net// Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang menerima audiensi dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang dalam rangka memperkuat kolaborasi strategi dalam upaya perlindungan anak dari ancaman narkotika dan kekerasan di Kabupaten Deli Serdang. Senin, 24/11/25.

Audiensi yang dipimpin oleh Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, SH, diterima langsung oleh Kepala BNNK Deli Serdang Kombes Pol Endang Hermawan, SH, bersama jajaran.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh menekankan melihat meningkatnya kerentanan anak akibat peredaran gelap narkotika yang kian masif.

Ada banyak situasi yang memprihatinkan terjadi di kabupaten Deli Serdang seperti anak yang terpapar narkoba melalui mata (Narkolema) dihampir setiap keluarga, dan situasi menunjukkan bahwa rumah menjadi lumbung kekerasan pada anak.

Ada Anak SD yang sudah mulai menghisap ganja, biasanya karena pengaruh lingkungan. Anak SMP yang mengonsumsi sabu-sabu, sebagian mengaku mendapatkannya dari teman sebaya. Anak SMA yang mulai mencoba kokain, akibat paparan gaya hidup berisiko dan pergaulan malam.

Fenomena ini mempertegas bahwa ancaman narkoba kini tidak lagi hanya menyasar orang dewasa, tetapi telah menyerang anak-anak dan remaja di usia sekolah.

Selain itu, BNNK mengungkap adanya sindikat jaringan internasional yang memanfaatkan wilayah Sumatera Utara termasuk Deli Serdang. Jaringan ini berasal dari Malaysia, Tiongkok, Kamboja, dan Filipina, yang memanfaatkan kurir-kurir dari segmen masyarakat miskin. Mereka mudah tergiur karena menunda biaya hingga Rp15 juta per kilogram barang yang berhasil diterima.

Situasi tersebut semakin diperburuk oleh fakta bahwa Deli Serdang saat ini berada pada peringkat kedua prevalensi peredaran narkoba di Sumatera Utara, menjadikan zona merah yang harus ditangani dengan kolaborasi yang kuat di seluruh sektor.

Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol Endang Hermawan, SH, menegaskan bahwa sangat terbuka untuk mewujudkan kerja sama dengan LPA karena perlindungan anak merupakan tugas bersama.

Pertemuan menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut:

1. Program edukasi terpadu bahaya narkoba di sekolah-sekolah SD, SMP, dan SMA.

2. Pelatihan dan penguatan jejaring perlindungan anak di desa dan kelurahan.

3. Kampanye bersama dalam momentum Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional.

4. Penyusunan MoU untuk memperkuat kerja sama berkelanjutan antara LPA dan BNNK Deli Serdang.

Audiensi ditutup dengan pesan bahwa melindungi anak dari narkoba bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Anak adalah masa depan daerah. Kita wajib hadir bersama, melindungi dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman,” tegas Ketua LPA Deli Serdang. (@Yan)

Facebook Comments Box

Baca Juga

Fery Fadly Resmi Pimpin KA-HIMMAH Tanjungbalai, Siap Konsolidasikan Alumni

27 April 2026 - 05:30 WIB

Penculikan Anak di Deli Serdang: Alarm Keras Bagi Keluarga Dan Lingkungan Untuk Perkuat Perlindungan Anak

25 April 2026 - 14:55 WIB

Apresiasi LPA Deli Serdang Gerak Cepat Polsek Beringin, Bukti Nyata Negara Hadir Lindungi Anak

25 April 2026 - 14:44 WIB

PERINGATI HARI BUMI 2026 DAN HUT KE-65, HUTAMA KARYA TANAM 17.000 POHON DI SELURUH JALAN TOL KELOLAAN

25 April 2026 - 13:57 WIB

Sat Narkoba Polres Langkat Gerebek Diduga Tempat Transaksi Sabu

25 April 2026 - 10:05 WIB

Trending on News