Menu

Dark Mode
Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial Mts Al Washliyah Tanjung Morawa Peringati HUT AW ke-95 Bupati Deli Serdang Serahkan Aset CSR PT Evergreen kepada Yayasan SD Pelita Dalu

Polri

Kolaborasi Kasubdit Ditpolairud Poldasu bersama Bakesbangpol Cegah TPPO dan PMI

badge-check


					Kolaborasi Kasubdit Ditpolairud Poldasu bersama Bakesbangpol Cegah TPPO dan PMI Perbesar

Medan – Kompasnusa.net// Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pergerakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural di Sumatera Utara kini semakin melibatkan semua line.

AKBP Jenda Kita Sitepu, S.H., Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Sumut dan inisiator Proyek Perubahan (yang fokus pada patroli terpadu). Melakukan koordinasi penting dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sumatera Utara, Kamis (7/11/2025)

Kedatangan ​AKBP Jenda Kita Sitepu diterima langsung oleh Kepala Bakesbangpol Sumut, Mulyono, ST, M.Si. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa upaya di lapangan juga didukung oleh aspek sosial, politik, dan kewaspadaan daerah.

​Meskipun Ditpolairud Polda Sumut fokus di laut, Bakesbangpol memiliki peran krusial dalam sistem kewaspadaan dini di darat, termasuk memetakan potensi kerawanan sosial yang bisa dimanfaatkan sindikat TPPO.

​Pembahasan antara AKBP Jenda dan Kepala Bakesbangpol Mulyono berfokus pada bagaimana Bakesbangpol dapat mengintegrasikan isu TPPO dan PMI Ilegal ke dalam program pembinaan ketahanan masyarakat dan kewaspadaan daerah.

Selain itu juga mendorong partisipasi publik, mengaktifkan peran elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan informasi terkait perekrutan ilegal di wilayah mereka.

Selanjutnya, memetakan Wilayah Rawan dan memberikan data intelijen sosial mengenai daerah-daerah yang paling rentan dijadikan tempat transit atau perekrutan korban.

​” Peran Bakesbangpol ini sangat strategis. Mereka memiliki jejaring sampai ke tingkat paling bawah. Dengan melibatkan Bakesbangpol, kita memastikan bahwa isu TPPO ini menjadi perhatian kewaspadaan daerah secara menyeluruh, bukan hanya isu penindakan di laut,” jelas AKBP Jenda Sitepu.

​Kepala Bakesbangpol Sumut, Mulyono, ST, M.Si., menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan penuh lembaganya untuk bersinergi.

​”TPPO ini adalah ancaman bagi keamanan bangsa dan masyarakat. Kami siap mendukung dan mengintegrasikan data serta informasi yang dibutuhkan oleh Proyek Perubahan ini. Kami akan memperkuat saluran komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mengumpulkan informasi dan mencegah warga kita menjadi korban,” ujar Mulyono.

​Kolaborasi antara aparat penegak hukum di laut dan Bakesbangpol di darat ini menunjukkan komitmen serius Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk melawan TPPO secara holistik, mulai dari pencegahan melalui kewaspadaan sosial hingga penindakan di perairan. ( Gito)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Scoot Terbang Perdana dari Singapura, Gerbang Baru Pariwisata Sumatera Utara Terbuka Lebar

1 February 2026 - 12:56 WIB

Diduga Polisi Main Sandiwara Grebek lokasi Judi, Oknum Wartawan Terkesan Jadi Makelar

31 January 2026 - 01:23 WIB

LSM GAMPKER dan TUMPAS Geruduk Kantor Kacabdis Wilayah V dan Kejaksaan Negeri Asahan

30 January 2026 - 15:08 WIB

SATUKAN KOMITMEN, JAJARAN PEMASYARAKATAN WILAYAH SUMUT MANTAPKAN LANGKAH MENUJU WBK DAN WBBM 2026

30 January 2026 - 14:33 WIB

Listrik Padam, Kawanan Maling Gasak Kabel Travo

30 January 2026 - 03:15 WIB

Trending on Headline