Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Kejaksaan

Warga Minta Copot dan Tangkap Kepala Desa Silo Bonto

badge-check

Warga Minta Copot dan Tangkap Kepala Desa Silo Bonto Perbesar

Asahan-Kompasnusa.net | Warga Desa Silo Bonto Kecamatan Silo Laut unjukrasa ke Kantor Bupati Asahan dan Kejari Asahan minta Rusli Kepala Desa segera di copot, Senin 24/11/2025.

Puluhan Warga Desa Silo Bonto dengan membawa spanduk bertuliskan  “Jangan Biarkan Kepala Desa Silo Bonto Menelan Uang Rakyat” geruduk Kantor Bupati Asahan.

Adha Khairuddin alias adong dan Isa Ansori alias uncu yang berorasi meminta kepada Bupati Asahan untuk mencopot Rusli Kepala Desa Silo Bonto karena diduga telah melakukan korupsi dana desa sehingga membuat pembangunan di desa silo bonto terhambat,ucap adong.

Rusli/Klik dianggap telah menyalahgunakan wewenang jabatan diantaranya pemakaian uang bumdes sebesar Rp.100.000.000,-,menggadaikan aset desa,hutang piutang dan lain sebagainya,hal ini perlu di sikapi dan diklarifikasi.

Salah satu warga desa silo bonto yang kesal karena Bupati dan Wakil Bupati Asahan tidak ada ditempat mengatakan asisten 1 tidak berkompeten untuk menjawab tuntutan kami dan mengatakan

“Hari ini wakil bupati yang diduga sebagai orang yang memback up kepala desa silo bonto” ujar warga desa silo bonto.

Suasana sebentar menjadi ricuh ketika wakil bupati asahan datang menemui pengunjukrasa,karena sebelumnya Azmy Asisten 1 mengatakan bahwa Bupati dan Wakil Bupati berada di medan.

Rianto Wakil Bupati Asahan menerima aspirasi warga desa silo bonto dan berjanji akan menindaklanjutinya dan menyampaikan tuntutan warga kepada Bupati Asahan,selesai dari Kantor Bupati Asahan pengunjukrasa bergerak ke Kejari Asahan.

Di depan penyidik kejaksaan warga mengatakan kejaksaan saat ini mati suri karena kasus kapala desa silo bonto sudah dipeeiksa oleh kejaksaan karena diduga tersandung kasus dana desa tahun 2024 tapi kejaksaan lemah,sudah terbukti tapi kejaksaan tidak ada eksekusi,ucap Budi.

Harianto Manurung Kasi Intel Kejari Asahan yang menemui pengunjukrasa menyarankan agar menyerahkan Laporan pengaduan ke PTSP agar di proses.

Didepan Kasi Intel Kejari Asahan warga Desa silo bonto masuk menyerahkan Laporan Pengaduan (Lapdu) ke PTSP tentang dugaan korupsi yang dilakukan Rusli/Klik Kepala desa silo bonto. (Amin Harahap)

Facebook Comments Box

Comments are closed.

Baca Juga

Apresiasi Mediasi Dinas Pendidikan, LPA Dorong Pokja BSAN Perkuat Pencegahan Kekerasan Dan Pemulihan Anak Di Sekolah

9 Oct 2026 - 02:33 WIB

Apresiasi Mediasi Dinas Pendidikan, LPA Dorong Pokja BSAN Perkuat Pencegahan Kekerasan Dan Pemulihan Anak Di Sekolah

Kejari Tanjung Balai Musnahkan Barang Bukti Inkracht, Hampir 5 Kg Sabu dan Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan

9 Oct 2026 - 02:23 WIB

Kejari Tanjung Balai Musnahkan Barang Bukti Inkracht, Hampir 5 Kg Sabu dan Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan

Dugaan Alih Fungsi HGU PT Sido Jadi, DPP GARANSI dan AMPPUH Demo di KPK dan Kementerian ATR/BPN

9 Oct 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Alih Fungsi HGU PT Sido Jadi, DPP GARANSI dan AMPPUH Demo di KPK dan Kementerian ATR/BPN

PAR GASPOL DI DEPAN KPK RI: PEMERINTAHAN SIMEULUE DINILAI TAK EFEKTIF, BUPATI DIDESAK MUNDUR!

9 Oct 2026 - 02:12 WIB

PAR GASPOL DI DEPAN KPK RI: PEMERINTAHAN SIMEULUE DINILAI TAK EFEKTIF, BUPATI DIDESAK MUNDUR!

Proyek Rehabilitasi Bendungan Desa Riegeb Pagu Rp3,27 Miliar Disorot, Material Diduga Berasal dari Galian C Tanpa Izin

8 Oct 2026 - 07:38 WIB

Proyek Rehabilitasi Bendungan Desa Riegeb Pagu Rp3,27 Miliar Disorot, Material Diduga Berasal dari Galian C Tanpa Izin
Trending on News