Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Lapas

Bapas Palangka Raya Panen Bersama Agribisnis Pertanian dan Perikanan 

badge-check


					Bapas Palangka Raya Panen Bersama Agribisnis Pertanian dan Perikanan  Perbesar

Palangka Raya – Kompasnusa.ner// Kepala Bapas Palangka Raya dan jajaran menghadiri kegiatan Panen Bersama Agribisnis Pertanian dan Perikanan “Ketapang Lapupala” yang diselenggarakan oleh Lapas Perempuan Palangka Raya sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden RI dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. (18/11/2025)

Kegiatan panen ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak hanya bersifat seremonial, melainkan merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di lingkungan lapas maupun masyarakat luas.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan, WBP dibekali keterampilan mengelola lahan, menanam, merawat, hingga memanen hasil pertanian. Selain meningkatkan kemampuan teknis, program ini juga menumbuhkan kepercayaan diri serta membangun karakter produktif para WBP.

Pada panen raya kali ini, berbagai komoditas berhasil dipanen, di antaranya sayur pokcoy, selada, kembang kol, cabai, serta ikan lele. Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh WBP dan petugas yang telah bekerja keras dalam menjalankan program ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu membuka peluang bagi WBP untuk berkarya, mandiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Melalui pembinaan kemandirian Ketapang Lapupala ini, diharapkan keterampilan yang telah diperoleh para WBP dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Program Ketapang Lapupala menjadi gambaran bahwa pemasyarakatan dapat berperan aktif dalam ketahanan pangan. Panen raya ini kembali menegaskan bahwa pemberdayaan WBP melalui kegiatan produktif mampu menciptakan nilai tambah, memperkuat kemandirian, serta menumbuhkan semangat kebermanfaatan yang berkelanjutan.(Gito)

Facebook Comments Box

Baca Juga

Bigfest 2026 SMK SWASTA Imelda Medan Sukses, Meriahkan E-Sport, Fashion Show dan Vokal Solo

27 April 2026 - 15:23 WIB

Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Meringkus Bandar dan Menyita Puluhan Kilogram Narkotika

27 April 2026 - 14:49 WIB

PD IPA Asahan Gelar Latihan Kader Menengah, Perkuat Kualitas dan Militansi Kader Pelajar

27 April 2026 - 14:44 WIB

PERINGATI HBP KE-62, LAPAS LABUHAN RUKU IKUTI TASYAKURAN VIRTUAL VIA ZOOM BERSAMA PUSAT DAN BERI PENGHARGAAN KEPADA MITRA STRATEGIS

27 April 2026 - 14:39 WIB

PERINGATI HARI BUMI 2026 DAN HUT KE-65, HUTAMA KARYA TANAM 17.000 POHON DI SELURUH JALAN TOL KELOLAAN

25 April 2026 - 13:57 WIB

Trending on News