Menu

Dark Mode
Komite Sekolah SMAK laraga Roi-roi Minta Yayasan Keluarkan SK Guru Pelindo Regional 1 Bersama Baznas Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Sumber Daya Lokal Selamatkan Anak Bangsa, Kalapas Labuhan Ruku Sosialisasi Bahaya Narkoba di Dunia Pendidikan Turnamen Sepak Bola Antar Pesantren Meriahkan Hari Santri Nasional 2025

News

Kolaborasi Polsek Pantai Labu bersama LPA Deli Serdang Gelar Sosialisasi dan Kuisioner Anti Bullying

badge-check


					Kolaborasi Polsek Pantai Labu bersama LPA Deli Serdang Gelar Sosialisasi dan Kuisioner Anti Bullying Perbesar

LPA Gandeng, Polsek Pantai Labu Berikan Kuisioner dan Sosialisasi Anti Bullying di SD 104256 Rugemuk

Deli Serdang//Kompasnusa.net- Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan, Polsek Pantai Labu menggandeng Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Anti-bullying di UPT SPF SDN 104256 Rugemuk Kecamatan Pantai Labu. Sabtu (22/11/2025).

Ratusan siswa-siswi menyambut dengan antusias kehadiran Kapolsek dan LPA, menunjukkan semangat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang positif.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek memberikan edukasi kepada para siswa, mengadakan kuisioner dan membagikan hadiah kepada siswa-siswi yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait bahaya bullying dan dampak negatifnya terhadap perkembangan anak.

Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo, S.Psi., MH, menjelaskan bahwa bullying di lingkungan sekolah harus dicegah sedini mungkin. Ia menekankan bahwa perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, dapat merusak mental anak dan berdampak pada prestasi belajar serta hubungan sosial.

“Kami ingin anak-anak sekolah merasa aman dan nyaman saat belajar. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mengetahui bahwa bullying adalah tindakan yang salah dan harus dihentikan,” ujar Iptu Sujarwo.

Sementara Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik SH, memberikan arahan kepada guru agar lebih peka terhadap perubahan perilaku murid serta membangun komunikasi terbuka agar korban bullying tidak merasa takut untuk melapor.

Guru juga diminta untuk menanamkan nilai empati dan kerja sama sejak dini.

Junaidi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bersama-sama mengawasi perkembangan anak baik di rumah maupun di sekolah.

Ia juga menekankan bahwa pencegahan penindasan adalah tanggung jawab bersama.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa SDN 104256 Rugemuk dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, saling menghargai, dan terhindar dari perilaku perundungan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya. (@Yan)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KODAERAL I Musnahkan 41,7 Kg Ketamine, Tegaskan Komitmen TNI AL Amankan Laut Indonesia

6 December 2025 - 11:01 WIB

Di Tengah Banjir, Kepedulian Tak Pernah Surut: PABPDSI Salurkan Bantuan untuk Anggota BPD Tanjung Morawa

6 December 2025 - 10:49 WIB

Salurkan Bantuan Banjir, Seorang Pemuda di Medan Labuhan Jadi Korban Penganiayaan

6 December 2025 - 09:01 WIB

Penghalangan Wartawan Liput Kelangkaan BBM, Kabiro Kompasnusa.net Batubara Angkat Bicara

6 December 2025 - 07:53 WIB

Polres Langkat Gelar Sholat Ghaib, Doakan Korban Bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh

5 December 2025 - 16:29 WIB

Trending on Keagamaan