Menu

Dark Mode
Pelajar MAS Alwashliyah Binjai Serbangan Raih Juara Umum Duta Pelajar Sumut 2025 Komite Sekolah SMAK laraga Roi-roi Minta Yayasan Keluarkan SK Guru Pelindo Regional 1 Bersama Baznas Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Sumber Daya Lokal Selamatkan Anak Bangsa, Kalapas Labuhan Ruku Sosialisasi Bahaya Narkoba di Dunia Pendidikan Turnamen Sepak Bola Antar Pesantren Meriahkan Hari Santri Nasional 2025

News

Kelangkaan BBM Pascabencana di Sumatera, Paian Purba SH Sesalkan Antrean Mengular di Deli Serdang

badge-check


					Kelangkaan BBM Pascabencana di Sumatera, Paian Purba SH Sesalkan Antrean Mengular di Deli Serdang Perbesar

Kelangkaan BBM Pascabencana di Sumatera, Paian Purba SH Sesalkan Antrean Mengular di Deli Serdang

DELI SERDANG //Kompasnusa.net— Pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa hari terakhir, persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan warga. Di Kabupaten Deli Serdang, antrean kendaraan mengular panjang di berbagai SPBU sejak Rabu (3/11/2025).

Pantauan di lapangan menampilkan antrean mobil dan sepeda motor yang menumpuk hingga ratusan meter. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu karena harus menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan Pertalite dan Pertamax.

Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Gerindra, Paian Purba SH, menyayangkan kondisi tersebut. Ia menilai situasi ini tidak seharusnya terjadi, apalagi di tengah upaya pemulihan pascabencana.

“Kami sangat menyesalkan antrean panjang yang terjadi hampir di setiap SPBU di Deli Serdang. Masyarakat dibuat resah dan harus mengantri berjam-jam, padahal menurut laporan resmi Pertamina, ketersediaan BBM sebenarnya cukup,” ujar Paian Purba.

Paian juga menyoroti keberadaan oknum yang memanfaatkan situasi dengan menjual BBM secara eceran. Di beberapa lokasi, harga eceran per botol berisi sekitar 1,5 liter Pertalite atau Pertamax dijual mulai Rp30 ribu hingga Rp50 ribu, jauh di atas harga normal.

“Ini jelas sangat merugikan masyarakat. Pemanfaatan situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan. Aparat dan instansi terkait harus memastikan distribusi lancar dan menindak praktik penjualan ilegal,” tegasnya.

Ia meminta pemerintah daerah, Pertamina, serta aparat penegak hukum segera melakukan langkah cepat agar masyarakat tidak panik dan tidak terjadi antrian di SPBU.

Pertamina sebelumnya telah memastikan bahwa stok BBM untuk wilayah Sumatera Utara masih mencukupi. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Paian Purba menegaskan, penutupan akan terus menyatukan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan distribusi BBM kembali normal.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Adipura di Ujung Tanduk: Sampah Menumpuk dan Berhamburan di Depan Polresta dan FK Medistra

15 December 2025 - 13:12 WIB

Tertimbun Kayu 10 Meter, Desa Sekumur Meminta ‘Obat Hati’ dari Ustaz Gondrong Medan

15 December 2025 - 11:40 WIB

Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Langsa

15 December 2025 - 05:28 WIB

Peduli Korban Banjir, Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

13 December 2025 - 17:54 WIB

Remaja Desa Pasar VI Kualanamu Antusias Ikuti Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas: Belajar Sambil Seru

13 December 2025 - 16:34 WIB

Trending on News