Menu

Dark Mode
Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial

Polri

Cegah Pergerakan TPPO dan PMI Ilegal, Ditpolairud Poldasu Rangkul Malaysia dan Pemprovsu

badge-check


					Cegah Pergerakan TPPO dan PMI Ilegal, Ditpolairud Poldasu Rangkul Malaysia dan Pemprovsu Perbesar

​Medan – Kompasnusa.net// Upaya keras untuk menutup celah pergerakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural di perairan Sumatera Utara terus digencarkan, Selasa (4/11/2025)

Terkait hal itu, AKBP Jenda Kita Sitepu, SH selaku Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Sumut, bergerak cepat menemui mitra-mitra kunci, baik dari negara tetangga maupun di tingkat pemerintahan daerah. Antara lain, melakukan silaturahmi ke Konjen Malaysia di Medan. Itu merupakan kunci kompak lintas batas.

Silaturahmi tersebut merupakan bentuk koordinasi yang intensif dengan Konsul Jenderal Malaysia di Medan. Pertemuan ini fokus pada upaya praktis untuk memutus mata rantai penyelundupan PMI Ilegal yang sering menjadikan perairan Sumut sebagai titik awal dan Malaysia sebagai negara tujuan.

Dikatakan AKBP Jenda Kita Sitepu, ​pertemuan tersebut bertujuan menyamakan langkah dan memastikan informasi penting terkait pergerakan sindikat TPPO di perairan, dapat dengan cepat dipertukarkan antara Ditpolairud Polda Sumut dengan pihak terkait di Malaysia.

​”Kerja sama ini harus berjalan seperti tim yang kompak. Kalau kita sigap di sini, pihak Malaysia juga harus siap di sana. Kami ingin memastikan tidak ada ruang gerak bagi para penyelundup yang memanfaatkan celah lintas batas ini,” ujar AKBP Jenda usai pertemuan.

Lanjut AKBP Jenda Kita Sitepu, selain bersilaturahmi ke Konjen Malaysia di Medan. Ia juga melakukan kordinasi penting dan rapat kunci dengan Pemprov Sumatera Utara guna menghidupkan mesin gugus tugas TPPO.

Ia diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Inti dari pertemuan itu adalah penguatan sinergitas dan keterpaduan kerja antar instansi sebagai turunan dari SK Gubernur tentang Pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO.

Fokus membedah tata cara kerja yang jelas. Tujuannya adalah menghilangkan jeda dan memastikan begitu korban berhasil diselamatkan oleh tim patroli di laut. Sehingga penanganan di darat dengan cepat dan sesuai dengan yang diharapkan.

​”Kami tidak mau SK Gubernur ini hanya di atas kertas. Pertemuan ini memastikan di lapangan benar-benar terintegrasi. Begitu laporan korban masuk dari Polairud, DP3A dan unit terkait harus segera menjalankan SOP perlindungan, mulai dari trauma healing hingga bantuan hukum. Ini adalah wujud sinergi total Pemprov dalam penanganan kemanusiaan.” jelas Sekda Provinsi Sumut.

​Dengan dukungan dari negara tetangga dan penguatan gugus tugas di tingkat provinsi. Upaya pencegahan dan penanganan TPPO serta PMI Ilegal di Sumatera Utara diharapkan jauh lebih efektif dan responsif. (Gito)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Polres Langkat Perkuat Pelayanan SIM, “Polantas Menyapa” Layanan Humanis dan Profesional

10 February 2026 - 02:20 WIB

Himmah Geruduk Mapolrestabes Medan

9 February 2026 - 16:13 WIB

Jadi Bandar Narkoba di Kampung Sendiri, Langsung ‘Nginep’ di Sel Polisi

9 February 2026 - 03:24 WIB

Polres Langkat Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Fasilitasi KUR untuk Petani Jagung

7 February 2026 - 02:38 WIB

Forum Lalu Lintas Langkat Lakukan Survei Jalan Alternatif di Stabat

3 February 2026 - 13:47 WIB

Trending on Langkat