Palangka Raya//kompasnusa.net – Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya melaksanakan asesmen Instrumen Skrining Penempatan Narapidana (ISPN) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, pada Kamis (13/11/2025).
Kegiatan asesmen ini dilakukan terhadap lima orang Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai bagian dari proses penilaian dalam menentukan klasifikasi penempatan serta program pelatihan yang sesuai bagi setiap kompensasi. Melalui asesmen ISPN, diharapkan dapat diperoleh gambaran menyeluruh mengenai latar belakang, kondisi psikologis, serta potensi risiko yang dimiliki WBP sebelum menjalani masa pelatihan lebih lanjut.

Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa pelaksanaan ISPN merupakan langkah penting untuk memastikan pelatihan berjalan sesuai prinsip pemasyarakatan.
“Asesmen ini bukan sekedar prosedur administrasi, tetapi bentuk nyata dari upaya pemasyarakatan yang berkeadilan. Melalui ISPN, kami ingin memastikan setiap sinkronisasi mendapatkan penempatan dan pelatihan yang tepat, agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Theo.
Theo juga menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara Bapas Palangka Raya dan Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dalam menjalankan tugas pelatihan berbasis data dan asesmen profesional. Bapas akan terus berperan aktif dalam setiap tahapan pemasyarakatan guna mendukung tujuan reintegrasi sosial bagi para WBP.
(Gito)









